Pembangunan Jalan Makam Dusun Pencol I

Pembangunan Jalan Makam Dusun Pencol I

randusongo.ngawikab.id – Pembangunan jalan menuju lokasi makam Dusun Pencol I Desa Randusongo, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi,

sudah terealisasi di bulan Juli dari anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2022.Dimulai dari jalan penghubung Kabupaten Nawi dan Kabupaten Magetan yaitu, jalan poros Desa Randusongo yang berbatasan dengan Desa Ginuk, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, pembangunan rabat jalan sepanjang kurleb 150 kilometer sampai batas akhir makam.Kepala Desa Randusongo, Edi Susilo, S.Sos, menjelaskan “untuk pembangunan jalan makam ini baru bisa dimulai pada bulan Juli karena antisipasi curah hujan tinggi sehingga akan mengakibatkan pekerjaan rusak karena hujan”. 





“Alhamdulillah kegiatan pembagunan jalan rabat beton yang menghubungkan jalan ke arah makam Dusun Pencol I bisa dilaksanakan, dengan demikian sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi para peziarah makam,” kata Kepala Desa Randusongo,Edi Susilo S.Sos.

Share and Enjoy !

Shares
Senam Sehat Kebugaran (SSK) Kader PKK Desa Randusongo

Senam Sehat Kebugaran (SSK) Kader PKK Desa Randusongo

randusongo.ngawikab.id – Ketua TP-PKK Desa Randusongo, mengadakan kegiatan Senam Sehat Kebugaran (SSK)di Pendopo Kantor Desa Randusongo, Kecamatan Gerih Kabupaten Ngawi, dilaksanakan pada, Rabu (29/06) yang dimulai pukul 08.00 WIB, serta diikuti oleh Ibu ibu kader PKK se-Desa Randusongo.

Senam Sehat Kebugaran (SSK) bersama ini, dilaksanakan dalam rangka mewujudkan gerakan masyarakat sehat (Germas) khususnya bagi semua kader PKK. “Hidup Sehat dengan cara berolahraga, salah satunya senam, agar tercipta pola hidup yang sehat serta memperhatikan makanan yang dikonsumsi dengan mengutamakan makanan yang baik untuk kesehatan” ungkap Ketua TP- PKK Desa Randusongo, Lilik Endang Purwati.

Diakhir ia berharap, ibu-ibu PKK dan para kader lebih memahami pentingnya hidup sehat serta dapat menjaga kekompakan, kebersamaan dan mempererat silaturahmi.

Share and Enjoy !

Shares
Perangkat Desa Randusongo, Rutin Gowes Sambang Desa

Perangkat Desa Randusongo, Rutin Gowes Sambang Desa

randusongo.ngawikab.id – Pemerintah Desa (PEMDES) Randusongo, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, kembali jelajah desa dengan sepeda santai.

Pemberangkatan sepeda santai yang mengambil titik start di halaman Pendopo Kantor Desa Randusongo ini diikuti 16 (enam belas) peserta perangkat desa dan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Randusongo, Edi Susilo, S. Sos, Minggu (26/06.

Dengan mengambil start di pendopo rombongan sepeda jelajah desa ini memulai perjalanannya menuju ke beberapa dusun di Desa Randusongo antara lain, Dusun Pencol I, Pencol II dan kembali finish di halaman kantor desa.

Dengan menempuh jarak lebih kurang 15 km, program sepeda santai dengan tema jelajah desa ini dilaksanakan sebulan sekali. Hal ini dilakukan selain untuk memupuk persaudaraan, kesehatan juga untuk mengenal situasi dan kondisi di desa yang dilewati.

Edi Susilo, S. Sos, selaku Kepala Desa Randusongo, memberikan apresiasi terhadap kegiatan jelajah desa ini serta tim gowes perangkat desa.

“Saya sekalian berolah raga tentunya sekalian saya orientasi wilayah sambil wisata keliling desa agar lebih fresh, selain itu saya juga untuk mengakrabkan diri kepada masyarakat tanpa terkecuali,” kata Edi Susilo, Sos.

Share and Enjoy !

Shares
Kelas Ibu Hamil Desa Randusongo

Kelas Ibu Hamil Desa Randusongo

randusongo.ngawikab.id – Bertempat di Rumah Ibu Kepala Desa Randusongo, Lilik Endang Purwati, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, pada, Jum’at (24/06) diadakan program “Kelas Ibu Hamil,”

Tujuan kelas ibu hamil adalah meningkatkan pengetahuan, merubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, persalinan, perawatan nifas, KB pasca persalinan, perawatan bayi baru lahir, mitos / kepercayaan / adat istiadat setempat, penyakit menular seksual dan akte kelahiran. Adapun keuntungan kelas ibu hamil adalah materi diberikan secara menyeluruh dan terencana, penyampaian materi lebih komprehensif karena ada persiapan petugas sebelum penyajian materi, dapat mendatangkan tenaga ahli untuk memberikan penjelasan mengenai topik tertentu, waktu pembahasan materi menjadi efektif karena pola penyajian materi terstruktur dengan baik, ada interaksi antar petugas kesehatan dengan ibu hamil pada saat pembahasan materi dilaksanakan. Dilaksanakan secara berkala dan berkesinambungan, dilakukan evaluasi terhadap petugas kesehatan dan ibu hamil dalam memberikan penyajian materi sehingga dapat meningkatkan kualitas sistem pembelajaran, Terang, Bidan Desa Randusongo, Ester dan Oktin Nurrohmi.

Sasaran peserta kelas ibu hamil sebaiknya ibu hamil pada umur kehamilan 4 sampai 36 minggu karena pada umur kehamilan ini kondisi ibu sudah kuat. Jumlah peserta kelas ibu hamil maksimal 10 orang setiap kelas, jika diperlukan suami/ keluarga diikut sertakan.

Dalam memberikan pendidikan pada ibu hamil tersebut dilakukan langkah-langkah dari mulai persiapan sampai pelaksanaan pembelajaran kelas ibu hamil Depkes & JICA (2008) antara lain sebagai berikut: Melakukan identifikasi terhadap ibu hamil yang ada di wilayah kerja. Ini dimaksudkan untuk mengetahui berapa jumlah ibu hamil dan umur kehamilannya sehingga dapat menentukan jumlah peserta setiap kelas ibu hamil dan berapa kelas yang akan dikembangkan dalam kurun waktu tertentu misalnya selama satu tahun. Mempersiapkan tempat dan sarana pelaksanaan kelas ibu hamil, misalnya tempat di puskesmas atau polindes, kantor desa/balai pertemuan, posyandu atau di rumah salah seorang warga masyarakat. Sarana belajar menggunakan kursi, tikar, karpet, VCD player dan lain-lain jika tersedia.

Mempersiapkan materi, alat bantu penyuluhan dan jadwal pelaksanaan kelas ibu hamil serta mempelajari materi yang akan disampaiakan.Persiapan peserta kelas ibu hamil, mengundang ibu hamil umur antara 5 sampai 8 bulan. Siapkan tim pelaksana kelas ibu hamil yaitu siapa saja fasilitatornya dan nara sumber jika diperlukan. Membuat rencana pelaksanan kegiatan Akhir pertemuan dilakukan senam ibu hamil, sebagai kegiatan/materi ekstra Menentukan waktu pertemuan, yang disesuaikan dengan kesiapan ibu-ibu, bisa dilakukan pada pagi atau sore hari dengan lama waktu pertemuan 120 menit dan senam 30 menit.

Share and Enjoy !

Shares
Arisan Pemerintah Desa Randusongo dan Evaluasi Vaksinasi Covid-19 di Akhir Tahun 2021

Arisan Pemerintah Desa Randusongo dan Evaluasi Vaksinasi Covid-19 di Akhir Tahun 2021

randusongo.ngawikab.id – Perangkat Desa (Prades) Randusongo, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, mempunyai tempat sendiri untuk menjalin silaturahmi sesama perangkat, yaitu arisan khusus perangkat desa, yang tidak dimiliki oleh hampir seluruh perangkat desa yang ada di se-Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi.

Arisan dan Evaluasi Vaksinasi warga Masyarakat se-Desa Randusongo

Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Randusongo, Edi Susilo, S. Sos, beserta semua perangkat desa tanpa terkecuali dan Bhabinkamtibmas Randusongo.Acara tersebut berlangsung di rumah Kepala Dusun (Kasun) Pencol I, Muhammad Bawani, Pada, Rabu (29/12)

“Kita bersyukur masih diberi kesehatan oleh Alloh SWT, sehingga kita masih berkumpul dalam tempat arisan perangkat desa. Arisan ini hanya sebagai tempat untuk berkumpul dan bersilaturahmi. Jangan semata-mata karena arisanya, tetapi kita dapat bertemu setelah melakukan aktifitas di kantor desa.” Terang, Kepala Desa Randusongo, Edi Susilo, S. Sos.

Bersama Bhabinkamtibmas Randusongo, Bripka Arbangi

Acara arisan diselenggarakan setiap bulan satu kali. Peserta semua Perangkat Desa Randusongo. Setiap peserta menyetorkan uang sebesar Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah). Setelah uang terkumpul kemudian dipostel (dikeluarkan), keluarlah satu nama sebagai pemenangnya. Selanjutnya pertemuan bulan depan bertempat yang mendapatkan arisan di bulan ini.

Selain sebagai tempat silaturahmi, arisan tersebut sebagai penyampaian permasalahan Vaksinasi Covid-19, sosial dan program kerja desa yang belum disampaiakan dalam rapat kerja (Raker) desa.

Dengan pertemuan rutin antar perangkat desa melalui arisan ini menambah rasa kekeluargaan dan semangat persatuan membangun desa. Diharapkan pertemuan arisan ini tetap akan berlangsung. Mudah-mudahan sebagai motivasi desa lain yang ada di Kecamatan Gerih.

Share and Enjoy !

Shares
Bupati Ngawi Serentak Gelar Zoom meeting Perihal PPKM Mikro

Bupati Ngawi Serentak Gelar Zoom meeting Perihal PPKM Mikro

randusongo.ngawikab.id – Pada, Kamis (24/6) pukul 10.00 Wib sampai dengan selesai, vidcon perihal PPKM, oleh Bupati Ngawi, Onny Anwar, dari hasil tersebut diatas adalah sebagai berikut :


1. Ngawi zona merah
2. penanganan pasien covid-19 utuk bad yang ada di kamar RS akan ditambahi
3. terkait tracing masih rendah, perlu ditingkatkan
4. tingkat kematian pasien covid 19 tinggi, evaluasi perlu RS meningkatkan pelayanan yg prima dan optimal
5. PPKM Mikro masih kuning, semua kegiatan sosial jalankan dengan ketat.
giat hajatan banyak yang dilanggar :

  • hajatan dilaksanakan s/d jam 18.00 WIB (sebelum magrib sdh selesai)
    Temu manten màksimal 2 jam
  • tamu maksimal 100 orang
  • wajib nasi kotak, jangan diberi ijin jika sajian piringan
    6. setiap hari giat ops yustisi kerja sama 3 instansi, se-minggu ke depan : pembagian 500.000 masker, dll
    7. kegiatan serentak vaksinasi 644 vial pada hari Sabtu tgl 26 Juni 2021
    8. Kades melaporkan giat desa bila ada giat kerumunan massa
  • data warga per-orangan wiraswasta yang keluar masuk ke Kab. lain
    Setiap 3 hari sekali lapor data kegiatan yang mengundang massa (hajatan) ke Camat, dan Camat melaporkan langsung ke Bupati
  1. Melaporkan penggunaan Dana Desa 8%, penggunaan untuk apa saja, berapa penggunaan, sisa berapa.

Adapun tanggapan dan penyampaian informasi dari Danrem Madiun adalah sebagai berikut :


1. meningkatnya pasien covid 19 se- Jatim untuk Ngawi rangking.2 setelah Kab. Bangkalan
2. ambil langkah yang tepat di wilayah (rapat forpimda, forpincam, desa)
3. adanya virus varian baru dari india tolong terus dipantau seperti giat hajatan
4. evaluasi wilayahnya berdasarkan pengalaman yg telah berhasil dilaksanakan
5. penyebaran virus sudah meningkat, Posko PPKM Mikro dan Kampung Tangguh di Desa harus betul-betul berfungsi berdayakan jangan hanya sebagai simbol
6. Satgas tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa harus aktif.

Demikian rangkaian acara Vidcon yang di adakan serentak di 19 Kecamatan oleh Bupati Ngawi Onny Harsono, yang bertujuan menerapkan PPKM untuk memutus mata rantai Covid-19 di wilayah Kabupaten Ngawi.

Share and Enjoy !

Shares