randusongo.ngawikab.id – Munjung atau Ater-ater adalah bentuk tradisi adat istiadat masyarakat Desa Randusongo, Kec. Gerih, Kab. Ngawi. dan mungkin saja sudah menjadi tradisi se-tanah Jawa, kemudian menjadi budaya yang terus-menerus serta turun-temurun, dan dilestarikan hingga sampai saat ini.

Munjung atau Ater-Ater adalah sedekah atau memberikan sesuatu kepada orang yang dianggap lebih tua dan di hormati di wilayah desa tersebut.

Tradisi Munjung atau Ater-Ater ke orang yang lebih tua atau yang di hormati, biasanya dilakukan masyarakat Desa Randusongo, pada hari baik seperti :

  1. Hajatan
  2. Hari Raya Idul Fitri

Pada hari-hari tersebut diatas, masyarakat Desa Randusongo melakukan “Tradisi Munjung atau Ater-Ater” kepada orang yang lebih tua,saudara, kerabat, tetangga dan sessepuh desa, seperti :

  1. Orang tua (Bapak&Ibu)
  2. Mbah (kakek/nenek)
  3. Mertua
  4. Saudara tua dan Saudara Muda
  5. Tokoh Masyarakat
  6. Sesepuh desa
  7. Pamong Desa Randusongo

Seperti umumnya menjelang Hari Raya Idhul Fitri, semua warga masyarakat Desa Randusongo, pasti Munjung atau Ater-Ater, dengan tujuan untuk Silaturahmi serta menghormati (tawadhu’) dari saudara yang lebih muda ke saudara yang lebih tua.

Share and Enjoy !

Shares