RANDUSONGO NGAWIKAB.ID – Usaha ternak kambing pedaging yang miliki Nuryadi Triwahono, Dusun Pencol II RT 003, RW 004, Desa Randusongo, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi berdiri sejak 1 Januari 2021 kambing tersebut berjenis Peranakan Etawa (PE) sebanyak 20 ekor.

Peternak yang di kembangkan saat ini adalah jenis kambing yang dipelihara PE (Peranakan Etawa) dengan tingkat penggemukan untuk di jual kembali ke Paguyupan Penggemukan Kambing Peranakan Etawa.

Peternak yang tergabung dalam kelompok ini memanfaatkan limbah daun ubi kayu (singkong) sebagai pakan utama ternak. Selain itu para peternak juga menggunakan limbah ampas tahu dan onggok.

Onggok merupakan pakan alternatif bila peternak kesulitan mendapatkan limbah ampas tahu.

Penggunaan daun ubi kayu telah diolah sedemikian rupa dalam bentuk silase.

Selain untuk meminimalisir kandungan Hidrogen cianida (HCN), proses silase juga digunakan sebagai media pengawetan pakan segar agar dapat digunakan dikemudian hari.

Ketersediaan bahan pakan lokal yang berlimpah menjadi faktor penting pengembangan peternakan kambing pedaging di Kabupaten Ngawi.

Di tingkat konsumen, peternak menjual kambing dengan harga Rp 3.000.000 sampai dengan Rp. 5.000.000 tergantung besar kecilnya kambing.

Permintaan pasar yang tinggi terhadap daging kambing saat ini belum bisa dipebuhi oleh para peternak. Hal tersebut menjadikan para peternak untuk terus meningkatkan produksi daging kambing yang dipeliharanya.

Diakui oleh peternak, keterbatasan bibit unggul menjadikan penghalang utama dalam kegiatan usaha yang telah dirintis peternak kambing.

Hasil evaluasi menunjukkan daging kambing peranakan etawa (PE) penggunaan limbah daun ubi kayu, daun-daunan lainya, sentrat, bekatul memberikan dampak positif terhadap kualitas daging yang dihasilkan.

Selain itu turut pula dilakukan pengukuran parameter pendukung produksi daging berupa Skor Kondisi Tubuh (SKT), lingkar tubuh, untuk melihat perkembangan berkala sebelum nanti kambing tersebut dijual kisaran penggemukan 4/6 bulan kedepan “Ucap peterternak Nuryadi.

Share and Enjoy !

Shares